top of page
Search

Susu Protein Tinggi Dukung Pemulihan Paska Olahraga Intensitas Tinggi (5)

Aug 23
3 min read

Key Takeaways:

  • Susu protein tinggi dapat mendukung memenuhi kebutuhan protein setelah olahraga, terutama setelah latihan dengan intensitas tinggi.

  • Protein mendukung sintesis protein otot yang berperan dalam perbaikan dan pembentukan kembali otot setelah latihan.

  • Saat memilih susu protein tinggi, perhatikan kandungan protein, gula, lemak, kalsium, dan vitamin D.

  • Pilih susu yang tinggi protein, rendah gula, dan lemak, seperti HiLo Protein siap minum atau UHT rasa Chocofit.

Mengapa Susu Protein Tinggi Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga?

Susu protein tinggi dapat membantu memenuhi kebutuhan protein setelah olahraga, terutama setelah latihan dengan intensitas tinggi. Protein mendukung proses perbaikan dan pembentukan kembali otot setelah aktivitas fisik.

Setelah berolahraga, tubuh membutuhkan protein untuk mendukung proses pemulihan otot. Karena itu, susu protein tinggi dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu melengkapi asupan protein, di samping pola makan yang sehat dan seimbang. Peran protein tersebut berkaitan dengan proses pemulihan otot setelah latihan.


Bagaimana Protein Mendukung Pemulihan Otot?

Protein berperan dalam perbaikan dan pembentukan kembali otot setelah latihan. Asupan protein yang cukup juga mendukung sintesis protein otot, yaitu proses pembentukan otot setelah aktivitas fisik. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi protein setelah latihan dapat meningkatkan myofibrillar protein synthesis, yaitu proses pembentukan protein penyusun struktur otot selama masa pemulihan setelah olahraga. Asupan sekitar 20–40 gram protein berkualitas tinggi per konsumsi atau 0,25–0,40 gram/kg berat badan dapat mendukung peningkatan sintesis protein otot. Efek tersebut dapat bertahan sekitar 3–4 jam setelah latihan. Susu protein tinggi dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein setelah berolahraga. Analisis terhadap berbagai uji klinis juga menunjukkan bahwa protein berbasis susu termasuk jenis protein yang dapat mendukung peningkatan massa dan kekuatan otot dalam kombinasi dengan latihan resistensi.

Apa Saja Kandungan dan Manfaat Tambahan Susu Protein Tinggi?

Selain protein, susu protein tinggi juga mengandung vitamin dan mineral seperti kalsium, fosfor, dan vitamin B. Kalsium dan fosfor berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, sementara vitamin B mendukung metabolisme energi.

Susu protein tinggi dapat dikonsumsi setiap hari untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian, bukan hanya setelah berolahraga. Agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi secara menyeluruh, konsumsi susu protein tinggi sebaiknya dikombinasikan dengan pola makan yang sehat dan seimbang.


Bagaimana Cara Memilih Susu Protein Tinggi?

Saat memilih susu protein tinggi, perhatikan hal berikut:

  • Pilih susu yang tinggi protein, tetapi rendah gula dan lemak.

  • Carilah susu yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D.

  • Pilih susu yang memiliki rasa yang Anda sukai.


Bagaimana Cara Mengonsumsi Susu Protein Tinggi?

Anda bisa minum susu protein tinggi secara langsung, atau bisa memodifikasi cara penyajiannya dengan membuat smoothie atau dikombinasi dengan buah.

HiLo, susu protein tinggi yang tinggi kalsium, rendah lemak dan gula. Kini hadir varian HiLo Protein siap minum atau UHT rasa Chocofit. HiLo Protein UHT rasa Chocofit merupakan sumber protein dengan kandungan 14 g protein per sajian, serta dilengkapi Collagen dan L-Carnitine. Praktis buat Nabung Otot dari sekarang, sehat sampai nanti!


Source:

  • National Dairy Council

  • Current Sports Medicine Reports (2015) DOI: 10.1249/JSR.0000000000000180

  • Hartono, F. A., Martin-Arrowsmith, P. W., Peeters, W. M., & Churchward-Venne, T. A. (2022). The Effects of Dietary Protein Supplementation on Acute Changes in Muscle Protein Synthesis and Longer-Term Changes in Muscle Mass, Strength, and Aerobic Capacity in Response to Concurrent Resistance and Endurance Exercise in Healthy Adults: A Systematic Review. Sports medicine (Auckland, N.Z.), 52(6), 1295–1328. https://doi.org/10.1007/s40279-021-01620-9

  • Kerksick, C. M., Arent, S., Schoenfeld, B. J., Stout, J. R., Campbell, B., Wilborn, C. D., Taylor, L., Kalman, D., Smith-Ryan, A. E., Kreider, R. B., Willoughby, D., Arciero, P. J., VanDusseldorp, T. A., Ormsbee, M. J., Wildman, R., Greenwood, M., Ziegenfuss, T. N., Aragon, A. A., & Antonio, J. (2017). International society of sports nutrition position stand: nutrient timing. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 14, 33. https://doi.org/10.1186/s12970-017-0189-4

  • Zhou, H. H., Liao, Y., Zhou, X., Peng, Z., Xu, S., Shi, S., Liu, L., Hao, L., & Yang, W. (2023). Effects of Timing and Types of Protein Supplementation on Improving Muscle Mass, Strength, and Physical Performance in Adults Undergoing Resistance Training: A Network Meta-Analysis. International journal of sport nutrition and exercise metabolism, 34(1), 54–64. https://doi.org/10.1123/ijsnem.2023-0118

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page