Apa itu Asam Amino?
Asam amino adalah unit pembentuk protein. Setiap protein yang kamu makan dipecah oleh sistem pencernaan menjadi asam amino, yang kemudian digunakan tubuh untuk membangun ulang protein baru sesuai kebutuhan, termasuk jaringan otot.
Terdapat 20 jenis asam amino, dibagi dua kelompok:
Asam Amino Esensial (AAE): 9 jenis yang tidak dapat diproduksi tubuh sendiri sehingga harus didapat dari makanan. Contoh: leusin, isoleusin, valin, lisin, triptofan. Kekurangan salah satu AAE dapat menghambat pembentukkan protein secara keseluruhan.
Asam Amino Non-Esensial: 11 jenis yang dapat diproduksi tubuh secara mandiri dari senyawa lain. Contoh: glutamin, alanin, glisin. Meski "non-esensial," tapi tetap dibutuhkan, hanya saja tubuh bisa memproduksinya sendiri dalam kondisi normal.
Kualitas protein dinilai dari kelengkapan profil asam amino esensialnya. Protein hewani umumnya mengandung semua 9 AAE (complete protein), sedangkan sebagian besar protein nabati perlu dikombinasikan agar profil AAE-nya lengkap.
Ref:
1. Herreman L, Nommensen P, Pennings B, Laus MC. (2020). Comprehensive overview of the quality of plant- and animal-sourced proteins based on the digestible indispensable amino acid score. Food Science & Nutrition, 8(10), 5379-5391. DOI: 10.1002/fsn3.1809
2. Morton RW, Murphy KT, McKellar SR, et al. (2018). A systematic review, meta-analysis and meta-regression of the effect of protein supplementation on resistance training-induced gains in muscle mass and strength in healthy adults. British Journal of Sports Medicine, 52(6), 376-384. DOI: 10.1136/bjsports-2017-097608
Comments