Apa itu insulin?
Insulin adalah hormon peptida yang diproduksi oleh sel beta di pankreas dan merupakan regulator utama kadar glukosa darah. Cara kerjanya: setelah makan, kadar gula darah naik, pankreas melepas insulin ke aliran darah, dan insulin bekerja seperti "kunci" yang membuka sel-sel tubuh, terutama sel otot, hati, dan lemak, untuk menyerap glukosa dari darah dan menggunakannya sebagai energi atau menyimpannya sebagai glikogen. Tanpa insulin, glukosa tidak bisa masuk ke sel meskipun kadarnya sangat tinggi di darah. Itulah yang terjadi pada diabetes tipe 1.
Tapi peran insulin jauh lebih luas dari sekadar mengatur gula darah. Insulin adalah hormon anabolik utama di tubuh: ia mendorong sintesis protein di otot, menghambat pemecahan otot (anti-katabolik), mendukung penyimpanan lemak di jaringan adiposa, dan mempengaruhi metabolisme di hampir semua organ. Dalam konteks olahraga dan nutrisi, timing insulin sangat relevan karena konsumsi karbohidrat dan protein setelah latihan merangsang pelepasan insulin yang mendukung pemulihan dan pertumbuhan otot. Sebaliknya, resistensi insulin (kondisi di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik) adalah akar dari diabetes tipe 2 dan berbagai gangguan metabolik lainnya.
Referensi:
Ghadieh, H.E., Gastaldelli, A., & Najjar, S.M. (2023). Role of Insulin Clearance in Insulin Action and Metabolic Diseases. International Journal of Molecular Sciences, 24(8), 7156. DOI: 10.3390/ijms24087156
Rabiee, A., et al. (2023). The crucial role and mechanism of insulin resistance in metabolic disease. Frontiers in Endocrinology, 14, 1149239. DOI: 10.3389/fendo.2023.1149239
Comments