top of page
Search

Apa itu osteoporosis?

Jul 13
1 min read

Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang menjadi keropos dan rapuh karena massa tulang menurun secara perlahan, seringkali tanpa gejala yang terasa sampai akhirnya terjadi patah tulang. Banyak yang tidak tahu bahwa tulang adalah jaringan hidup yang terus mengalami proses "bongkar-bangun" sepanjang hidup: sel osteoklas merombak tulang lama, sementara sel osteoblas membangun tulang baru. Proses ini berjalan seimbang hingga sekitar usia 25–30 tahun ketika kepadatan tulang mencapai puncaknya. Setelah itu, secara alami lebih banyak tulang yang dirombak daripada yang dibangun, apalagi jika dipercepat oleh faktor seperti penurunan estrogen saat menopause, kekurangan kalsium dan vitamin D, kurang aktivitas fisik, atau merokok.


Osteoporosis sering disebut "silent disease" karena prosesnya berlangsung diam-diam selama bertahun-tahun tanpa keluhan nyeri. Baru ketika terjadi patah tulang, terutama di tulang belakang, pergelangan tangan, atau pinggul, kondisi ini terdeteksi. Patah tulang akibat osteoporosis khususnya di area pinggul bisa sangat serius pada lansia dan berdampak besar pada kualitas hidup. Kabar baiknya, osteoporosis sebagian besar bisa dicegah: konsumsi kalsium dan vitamin D yang cukup sejak muda, latihan beban secara rutin, dan gaya hidup aktif adalah investasi terbaik untuk kesehatan tulang jangka panjang.


Referensi:


Adejuyigbe, B., et al. (2023). Osteoporosis: Molecular Pathology, Diagnostics, and Therapeutics. International Journal of Molecular Sciences, 24(19), 14583. DOI: 10.3390/ijms241914583


Khandelwal, S., et al. (2023). Osteoporosis: Review of Etiology, Mechanisms, and Approach to Management in the Aging Population. Endocrinology and Metabolism Clinics of North America, 52(2), 259–275. DOI: 10.1016/j.ecl.2022.10.009

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page