Apa itu overtraining?
Overtraining syndrome (OTS) adalah kondisi penurunan performa jangka panjang yang terjadi ketika beban latihan (ditambah tekanan non-latihan seperti stres, kurang tidur, atau asupan kalori yang tidak memadai) secara konsisten melebihi kemampuan tubuh untuk pulih. Ini berbeda dari kelelahan biasa setelah sesi latihan berat (yang disebut overreaching akut), karena OTS berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dan tidak membaik hanya dengan istirahat beberapa hari. Gejalanya mencakup penurunan performa yang tidak bisa dijelaskan, kelelahan kronis, gangguan suasana hati, mudah sakit, gangguan tidur, dan hilangnya motivasi berlatih.
Referensi:
Weakley, J., Halson, S.L., & Mujika, I. (2022). Overtraining Syndrome Symptoms and Diagnosis in Athletes: Where Is the Research? A Systematic Review. International Journal of Sports Physiology and Performance, 17(5), 675–681. DOI: 10.1123/ijspp.2021-0448
Armstrong, L.E., et al. (2022). Overtraining Syndrome as a Complex Systems Phenomenon. Frontiers in Network Physiology, 1, 794392. DOI: 10.3389/fnetp.2021.794392
Comments