top of page
Search

Apa itu Plant-Based Protein?

Jul 13
1 min read

Plant-based protein adalah protein yang bersumber dari tanaman, seperti kedelai, kacang polong (pea), beras merah, rami (hemp), quinoa, tempe, dan tahu. Ini menjadi alternatif utama bagi vegetarian, vegan, atau siapa pun yang ingin mengurangi konsumsi protein hewani.

Tantangan utama plant-based protein adalah profil asam aminonya yang umumnya tidak lengkap, kebanyakan sumber nabati kekurangan satu atau beberapa asam amino esensial. Pengecualiannya adalah kedelai dan quinoa yang tergolong complete protein.

Solusinya adalah kombinasi sumber protein nabati, misalnya nasi + kacang merah, atau tempe + edamame, sehingga profil asam amino keduanya saling melengkapi.

Dari sisi pembentukan otot, studi menunjukkan protein nabati tetap efektif mendukung MPS asalkan total asupan protein harian terpenuhi dan sumber leusin cukup. Suplemen plant-based protein modern seperti pea+rice blend dirancang khusus untuk mendekati profil asam amino whey.

Ref:

Nichele S, Phillips SM, Boaventura BCB. (2022). Plant-based food patterns to stimulate muscle protein synthesis and support muscle mass in humans: a narrative review. Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, 47(7), 700-710. DOI: 10.1139/apnm-2021-0806

Herreman L, Nommensen P, Pennings B, Laus MC. (2020). Comprehensive overview of the quality of plant- and animal-sourced proteins based on the digestible indispensable amino acid score. Food Science & Nutrition, 8(10), 5379-5391. DOI: 10.1002/fsn3.1809

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page