top of page
Search

Apa itu Sarcopenia?

Jul 13
1 min read

Sarcopenia adalah kondisi hilangnya massa, kekuatan, dan fungsi otot rangka yang terjadi secara progresif seiring proses penuaan. Ini bukan sekadar "otot mengecil karena tua". Sarcopenia adalah kondisi medis yang diakui secara klinis dan berdampak serius pada kualitas hidup lansia.

Proses sarcopenia mulai berlangsung sekitar usia 30 tahun, dengan laju kehilangan massa otot sekitar 3–8% per dekade setelah usia 30, dan meningkat drastis setelah usia 60. Faktor penyebabnya kompleks:

  • Penurunan hormon anabolik (testosteron, estrogen, IGF-1)

  • Resistensi anabolik (otot kurang responsif terhadap protein)

  • Penurunan aktivitas fisik

  • Asupan protein yang tidak mencukupi

Konsekuensinya: kelemahan fisik, risiko jatuh dan patah tulang meningkat, penurunan kemandirian, dan peningkatan risiko penyakit metabolik.

Pencegahan dan penanganan sarcopenia:

  • Latihan beban (paling efektif)

  • Asupan protein tinggi (1,0–1,2 g/kg/hari minimum untuk lansia)

  • Suplemen vitamin D

  • Tetap aktif secara fisik

Sarcopenia adalah alasan utama mengapa membangun massa otot sejak muda adalah investasi kesehatan jangka panjang.

Ref:

  • Cruz-Jentoft AJ, Bahat G, Bauer J, et al. Sarcopenia: revised European consensus on definition and diagnosis (EWGSOP2). Age Ageing. 2019;48(1):16-31. DOI: 10.1093/ageing/afy169

  • Chen LK, Woo J, Assantachai P, et al. Asian Working Group for Sarcopenia: 2019 Consensus Update on Sarcopenia Diagnosis and Treatment (AWGS 2019). J Am Med Dir Assoc. 2020;21(3):300-307. DOI: 10.1016/j.jamda.2019.12.012

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page