Apa itu Whey Protein?
Whey protein adalah protein yang berasal dari cairan sisa proses pembuatan keju dari susu sapi. Cairan ini kemudian diproses dan dikeringkan menjadi bubuk suplemen yang dikenal luas di dunia kebugaran.
Whey tergolong complete protein karena mengandung semua 9 asam amino esensial, dengan kandungan leusin yang tinggi. Dibandingkan sumber protein lain, whey memiliki laju penyerapan yang cepat, cocok dikonsumsi sebelum atau sesudah latihan untuk segera mendukung Muscle Protein Synthesis.
Whey tersedia dalam tiga bentuk utama: Concentrate (WPC), Isolate (WPI), dan Hydrolysate (WPH), masing-masing berbeda dalam kadar protein, lemak, laktosa, dan kecepatan penyerapan.
Whey protein bukan produk wajib, namun menjadi pilihan praktis ketika sulit memenuhi kebutuhan protein harian dari makanan biasa. Untuk individu yang intoleran laktosa, WPI atau WPH umumnya lebih cocok karena kadar laktosanya sangat rendah.
Referensi:
Bendtsen LQ, Thorning TK, Reitelseder S, et al. (2019). Human Muscle Protein Synthesis Rates after Intake of Hydrolyzed Porcine-Derived and Cows' Milk Whey Proteins. Nutrients, 11(5), 989. DOI: 10.3390/nu11050989
Vasconcelos QDJS, Bachur TPR, Aragão GF. (2021). Whey protein supplementation and its potentially adverse effects on health: a systematic review. Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, 46(1), 27-33. DOI: 10.1139/apnm-2020-0370
Comments